POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan tim surveyor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam rangka koordinasi kesiapan calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2027, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan sejumlah titik yang diusulkan sebagai calon lokasi pembangunan KNMP di Kabupaten Pohuwato. Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Hasyim Mertosono, serta Kepala Bidang Perikanan, Zainudin Zakaria.
Sementara itu, tim UNG dipimpin Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan, Prof. Dr. Ir. Yuniati Koniyo, MP, yang juga menjabat Manajer Program Mitra Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) UNG, bersama Dr. Mulis, S.Pi., M.Sc., selaku Team Leader UNG.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari koordinasi awal untuk memastikan kesiapan tujuh titik calon lokasi KNMP yang tersebar di Kecamatan Marisa, Lemito, Paguat, Wanggarasi, dan Popayato.
Dalam pelaksanaannya, tim surveyor UNG akan melakukan survei, verifikasi, dan penilaian terhadap sejumlah aspek, mulai dari kondisi sosial ekonomi masyarakat, kelembagaan, legalitas lahan, aksesibilitas, hingga kelengkapan data teknis di lapangan.
Survei terhadap tujuh calon lokasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, terhitung mulai 9 November hingga 31 Desember 2026.
Selain kesiapan lokasi, pertemuan juga membahas mekanisme kerja sama antara mitra pembangunan dan pemerintah daerah pada tahapan pra-pelaksanaan. Hal ini mencakup penyampaian informasi kegiatan survei, verifikasi, penilaian, serta fasilitasi kesiapan calon lokasi kepada pemerintah daerah.
Koordinasi juga dilakukan terkait daftar desa dan calon lokasi yang telah diusulkan. Apabila terdapat perubahan terhadap desa yang menjadi sasaran, maka perubahan tersebut harus dibuktikan melalui berita acara yang ditandatangani pemerintah daerah untuk selanjutnya disampaikan kepada satuan tugas (Satgas) guna mendapatkan persetujuan.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas koordinasi dan kerja sama yang dibangun UNG bersama pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan program KNMP tahun 2027.
“Terima kasih atas kehadiran dan permohonan koordinasi kesiapan titik calon lokasi KNMP yang dilakukan oleh UNG. Melalui pertemuan ini, kita bisa mengetahui seperti apa rencana pembangunan KNMP ke depan,” jelas Saipul.
Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang menjadi harapan bersama, baik pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program pemerintah pusat yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Karena itu, Bupati mengharapkan seluruh tahapan persiapan dapat berjalan optimal melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak. Dengan demikian, calon lokasi yang diusulkan benar-benar memenuhi persyaratan dan siap mendukung pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2027.






















