Pernah Bermain PETI Bulangita, Kini Podu Yoyon Bawa Masyarakat Kena Dampak
Dirinya Disebut Tak Terdampak, Dulu Diduga Jadi Perusak
Pohuwato, RA1 – Polemik tambang ilegal kembali memanas. Seorang sosok mantan kepala dusun di Desa teratai Podu Yoyon dituding pernah beraktivitas di PETI Bulangita. Warga menyebut, yang bersangkutan dulu diduga ikut merusak, namun kini membawa masyarakat kena dampak.
Dulu di Bulangita, Podu Yoyon
Menurut keterangan sejumlah warga, sosok tersebut sebelumnya terlibat aktivitas PETI di Bulangita. “Dia dulu main di Bulangita juga pake sedotan dan pake alat berat. Perannya sebagai perusak,” ungkap salah satu warga, Minggu 10 /05/ 2026.
Kini, orang yang sama sebut Podu Yoyon dan mengajak warga lain. Ironisnya, masyarakat yang ikut justru yang merasakan dampaknya. “Kami yang di lapangan kena dampak. Sementara dia aman-aman saja, tidak kena dampak apa-apa,” tambah warga lain.
Kondisi itu memicu kekecewaan. Masyarakat menilai tidak adil jika hanya warga yang menanggung risiko, sementara yang mengajak justru tidak terdampak. “Kalau memang peduli, jangan bawa-bawa orang kena dampak. Apalagi jejak dia dulu juga sebagai perusak di Bulangita,” tegas tokoh masyarakat setempat.
Warga mendesak yang bersangkutan memberi penjelasan terbuka soal aktivitasnya dulu di Bulangita dan sekaran. Mereka juga meminta aparat menelusuri siapa pihak yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan dari aktivitas tersebut.
Sementara itum tim normalisasi berupaya melakukan pengerukan dan Normalisasi sungai dan memperbaiki jalan dimulai dari Desa Palopo pohon cinta sampai sekarang desa teratai, dan insyaallah sampai ke desa bulangita.
Insyaallah satu dua hari dari desa Palopo sampai desa bulangita akan rampung normalisasi dan jalan serta plat deker akan di renovasi lebih layak lagi, Ungkap salah satu tim normalisasi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang dimaksud. Tim: PW. Investigasi tetap membuka ruang hak jawab demi pemberitaan yang berimbang.




















