Pohuwato, kabarsindikat.id – Kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah sering kali tidak sesuai dengan prinsip kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam pantauan media Tumpukan sampah busuk bertempat di pinggiran jalan hutino, yang berada di Desa Botubilotahu, kecamatan Marisa kabupaten Pohuwato,(20/02/2026).
Banyak warga, termasuk pengguna jalan, mengeluhkan tumpukan sampah busuk yang mengganggu estetika dan kesehatan lingkungan.
Masalah ini tidak hanya terjadi di tempat-tempat umum, tetapi juga di sepanjang jalan raya, pasar, dan area hunian.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Banyak orang lebih memilih membuang sampah di tempat yang mudah ditemukan, seperti pinggir jalan, daripada mengikuti protokol pengumpulan sampah yang telah disediakan.
Namun, masalah ini bisa diatasi dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Pemerintah dan lembaga terkait perlu memperkuat sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ini terjadi di sebabkan tidak ada sosialisasi oleh dinas DLH, dan kurangnya pengawasan lapangan terhadap CS (celing servise)
Selain itu, pemberian tempat sampah yang memadai dan mudah diakses juga menjadi solusi yang efektif.
Dengan kerja sama antara pemerintah, hal ini DLH TK dan masyarakat, serta lembaga, masalah sampah bisa dikelola secara lebih baik.
Kita bisa memulai dari diri sendiri, dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik. Kebiasaan kecil ini akan membawa perubahan besar untuk lingkungan dan kualitas hidup kita.





















